PENTINGNYA BERCERITA BAGI ANAK

Hai Ayah/Bunda, kali ini saya ulas kembali tentang pentingnya kegiatan bercerita pada anak. Saya dapatkan materi ini dari pembinaan agen abaca flashcard. materi ini penting banget buat para orang tua. Mohon disimak baik- baik yaaa

3 Alasan Pentingnya Orangtua Bercerita Pada Anak

πŸ’§ Bercerita melejitkan imajinasi anak.
Dr. John Hutton, penulis utama sekaligus peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut, mengungkapkan bahwa saat anak mendengarkan cerita, bagian otak yang memproses aspek visual akan aktif, bahkan ketika anak tidak melihat gambar apapun.

πŸ’§Anak belajar lebih banyak kosakata
Seperti dikutip dari New York Times, Jessica Sontag, asisten peneliti psikolog di University of California sekaligus penulis utama hasil penelitian tersebut berpendapat, β€œBuku cerita mengandung ragam kosakata yang lebih banyak ketimbang percakapan anak. Ini mengindikasikan bahwa anak-anak yang mendengar cerita, mengenal lebih banyak kosakata ketimbang mereka yang tidak dibacakan atau mendengar cerita.”

πŸ’§Tidak kalah penting: membangun ikatan anak dan orangtua
Nah, ini kesempatan Anda untuk mempraktikkan bercerita pada anak, selagi mempererat hubungan Ayah Ibu dengan anak.
πŸ“πŸ“πŸ“
Seperti halnya abaca seri membaca 2 menguak misteri rumah strowberi. Game dalam seri 2 ini disisipi 8 kisah tentang strowberi yg penggunaan bahasanya sangat ringan dan mudah dimengerti oleh ananda tercinta.
Menguak misteri rumah strowberi tidak menggunakan kuda, tapi anak2 panen buah strowberi yg jumlahnya disesuaikan dgn poin yg ada dalam kartu. Truss….ceritanya dimana???
πŸ“πŸ“πŸ“
Cerita tentang misteri rumah strowberi tersembunyi dalam dinamit yg akan meledak duarrr…..ketika ananda menemukan kartu dinamit tersebut disela2 kartu suku kata. Nah….hukuman buat bundanya ya bercerita tentang strowberi yg sesuai dlm petunjuk kartu dinamit tersebut.
πŸ“πŸ“πŸ“
So….bermain bonus anak bisa baca bonus lagi anak mengetahui cerita tentang strowberi juga.
πŸ“πŸ“πŸ“

Jadi, selain kegiatan belajar membaca lanjutan, di abaca flashcard seri 2 ini ada kegiatan berceritanya juga. Cerita tentang asal usul buah starwberry dan manfaatnya juga. Menarik sekali ya Ayah/ Bunda?

Segera dapatkan Abaca Flashcard ini ya. Pemesanan bisa langsung ke saya di 08128-752-7777 dengan harga Rp. 45.200 (belum termasuk ongkir)

Perlukah Menstimulasi Belajar Membaca

* Belajar Membaca , Perlukah Distimulasi?*

Tahukah, Bunda…
Di Amerika terdapat fakta bahwa sebanyak 33% dari siswa kelas 4 disana memiliki kemampuan membaca dibawah batas “Dasar” dari National Assessment of educational Progress dalam membaca teks. Selain itu, ternyata kemampuan membaca sejak dini menentukan penguasaan materi pembelajaran dimasa mendatang lho. Ada korelasi erat antara pengetahuan dan pemahaman bacaan. Terbukti dari riset Amerika bahwa mereka yang saat TK kemampuan belajarnya tertinggal, memiliki kemungkinan lebih besar untuk tetap berada pada “ketertinggalan” mereka saat naik tingkat sekolah. Hmm, fakta yang cukup mengejutkan, bukan?

Terus apa hubungannya dengan Stimulasi Membaca?

Sabar, Bunda…πŸ€—πŸ€—πŸ€—
Sebagai orangtua kita tentu tidak ingin apabila anak kita mengalami ketertinggalan dari anak-anak sebayanya, padahal membaca adalah ketrampilan yang wajib dikuasai karena termasuk faktor penting yang mendukung berlangsungnya pembelajaran. Dari fakta diatas, kita menyimpulkan bahwa harus ada perhatian lebih dari kita untuk mengajarkan atau menstimulasi belajar membaca dengan baik agar sesuai harapan.

Perlu Bunda tahu, bahwa membaca bukan proses pertumbuhan yang alami terjadi, seperti berdiri, berjalan, meraih benda dll. Membaca adalah sebuah keterampilan yang harus dipelajari lhoo…sebuah proses yang kompleks. Saking rumitnya sampai-sampai Marilyn Adams menyebutkan bahwa operasi sistem membaca itu mirip seperti pengoperasian mobil. Karena selain mengajari membaca perlu teknik-teknik khusus, kita sebagai pendidik juga dituntut untuk mengajarkan bagaimana memperoleh manfaat dari kegiatan sepanjang masa ini. Wow, jadi ada seni lain dari sekedar mengajar baca ya? Ya. Berikut ini, Bunda…beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menstimulasi belajar membaca :

🎯 Pendidik harus memiliki target atau goals dari mengajar membaca

Apa tujuan akhir dari membaca? Tentu saja membaca dan memahami makna kata. Sekedar bisa membaca saja, itu mudah. Tapi sampai pada tingkat memahami, perlu kinerja yang tidak biasa. Guru harus bisa mengajak anak-anak belajar menyeimbangkan berbagai komponen membaca: pemahaman-phonemic, phonics, kelancaran, kosakata dan penggunaan kata dalam keseharian mereka.

⁉ Anak-anak yang mengalami kesulitan membaca biasanya memiliki masalah dalam memahami kata-kata yang didengar

Sebab utama yang biasa terjadi dari kesulitan membaca adalah tidak memahami apa yang dibaca, atau tidak pernah mendengar kata yang dia baca sebelumnya. Maka stimulasi yang perlu dilakukan adalah mengenalkan benda-benda sekitar sebanyak-banyaknya dengan pengucapan yang benar dan jelas dan berbicara dengan ritme yang pas sehingga anak dapat memahami ucapan kita dengan baik. Jadi, jangan ngomong sambil marah ya Bunda, biasanya ngomongnya cepet dan ga karuan ^^

πŸ“šπŸ‘„πŸ‘‚πŸ»Belajar membaca setali tiga uang dengan berlatih berbicara dan belajar mendengarkan

Nah, jadi sebelum dia belajar membaca…kita persiapkan dahulu dengan banyak berkomunikasi dengan anak. Kita yang berbicara atau mendengarkan anak berbicara hingga secara tidak langsung kita telah membantu anak mengetahui struktur kalimat, pengetahuan kosakata dan tujuan komunikasi.

πŸ‘ŒπŸ»πŸ‘ŒπŸ» Anak-anak yang kesulitan membaca harus mendapatkan perhatian khusus dibantu dengan guru yang terlatih dan media yang tepat

Mari kita lihat, fakta-fakta berikut: 88% anak yang mengalami kesulitan membaca pada kelas satu akan mengalami kesulitan memahami pada saat kelas empat. 85-90% anak yang mengalami kesulitan membaca lalu dibantu dengan pencegahan dan intervensi dini dapat meningkatkan kemampuan membaca sampai pada tingkat rata-rata. Artinya, kita harus tanggap saat ada anak yang kesulitan membaca agar tak terulang kesulitan pemahamannya di masa yang akan datang.

πŸŽ¨πŸ“–Stimulasi pada usia prasekolah sangat berperan dalam proses pembelajaran pada tingkat berikutnya

Anak-anak yang terstimulasi pada usia prasekolah membuat mereka lebih siap untuk menerima materi pembelajaran. Berikut diantara indikator pembelajaran usia prasekolah:
βœ…1. Kemampuan untuk mengenali huruf alfabet
βœ… 2. Pengetahuan umum tentang cetak (misalnya: membedakan cover depan dengan cover belakang, bagaimana membalik halaman buku dll)
βœ…3. Mengenali bunyi huruf (kesadaran phonem)

➑Diantara tips jitu untuk menstimulasi adalah bercerita/membaca dengan suara keras dengan melibatkan anggota keluarga untuk mendapatkan pengetahuan dan dan keterampilan diatas.

πŸ‘¨β€πŸ‘©β€πŸ‘§β€πŸ‘¦Usaha membuat anak dapat membaca dan mengolah bacaan adalah upaya yang harus dijalankan bersama

Orangtua, pendidik dan anggota masyarakat harus menyadari pentingnya bergotong-royong untuk mewujudkan generasi yang cinta membaca. Penelitian menunjukkan bahwa hasil yang signifikan didapat apabila keluarga mendukung upaya ini. Kesungguhan dan kesabaran guru juga sangat berperan untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Dan kepedulian masyarakat terhadap hal ini jelas akan membuat sebuah perubahan yang menggembirakan. Sudah waktunya bagi kita semua untuk memastikan bahwa setiap anak belajar membaca dan memahami bacaannya dengan baik. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Diterjemahkan secara bebas dari understood.org dengan beberapa penyesuaian.